assalamualaikum Pictures, Images and Photos

Jamaah


Tempat ke2 Masjid terbaik Daerah Hulu Selangor 2011

Tempat ke2 Masjid terbaik Daerah Hulu Selangor 2011
;
;
MASJID AR-RAHMAH, Sg. Buaya
Sangat memerlukan dana bagi menampung pengajian , maintanence dan pembangunan demi kelangsungan agenda pengislahan dan dakwah kami :
Disalur terus :
1- Sdr. Wan Hairul Anuar (Nazir) - 019 335 0466
2- Sdr. Norhisham (Bendahari) - 019 213 1405
3- Affin Islamik Bank (Rawang) - Acc. No. 105430000711

SURAU AL-IKHWAN, Bdr. Sg. Buaya
Sangat memerlukan dana bagi menampung pengajian , maintanence dan pembangunan demi kelangsungan agenda pengislahan dan dakwah kami :
Disalur terus :
1- Tn. Hj. Abd. Rahman (Pengerusi) - 019 303 7383
2- Sdr. Yazid Adam (Bendahari) - 013 609 2972
3- Bank Muamalat (Rawang) - Acc. No. 12010000718711

Kuliah Maghrib Bulanan Masjid Ar-Rahmah pimpinan Al-Fadhil Ustaz Awang Mamat (JAKIM) setiap Isnin minggu ke 3 setiap bulan bermula malam ini Isnin 18.10.2010

Selasa, 4 Ogos 2009

Betukah ? belum langsai hutang tidak boleh pergi umrah atau haji .

Oleh : SENAPANG patah

salam,

sy ada terbaca salah satu article yang mengatakan kalu tak melangsaikan hutang dengan seseorgn itu maka tak boleh pergi umrah atau haji dan kalu pergi tidak ada pahala. kalu seseorang itu tidak berhutang dengan individu tp berhutang dengan bank dan membayar ansuran mcm mana pulak tu. so inginkan penjelasan.

terima kasih semua

Bismillah
Allahummasolli'alamuhammad wa'alaalimuhammad

Salamun 'alaikum

Syaikh Abdullah bin Abdurrahman bin Jibrin ditanya : Apa yang harus dilakukan bagi orang yang ingin pergi haji dan umrah ?

Jawaban.
Barangsiapa bertujuan melakukan perjalanan panjang untuk haji atau yang lainnya maka:

[1] Harus membayar utangnya atau minta izin orang-orang yang memberikan piutang, jika dia mengetahui mereka telah memerlukan sesuatu yang diutangkan. Kemudian menuliskan wasiat-wasiat dan harta miliknya yang terdapat pada orang lain dan hutang-hutangnya yang harus ia bayar.

[2] Melakukan shalat istikharah seraya berdo'a kepada Allah untuk diberikan-Nya pilihan terbaik, dan dia melaksanakan apa yang menjadikan kelapangan dadanya.

[3] Memilih kawan-kawan yang shaleh dari orang-orang yang berilmu dan pandai dalam agama

[4] Membawa buku-buku tentang ibadah haji, atau buku lainnya yang berguna bagi dirinya dan kawan-kawannya. Juga membawa bekal yang cukup untuk dirinya atau kawan-kawannya, jika perlu, seraya memperhatikan bahwa segala bekal yang digunakan untuk haji benar-benar dari hasil yang halal.

[5] Ucapan kepada keluarga dan kawan-kawan ketika akan berangkat gaji seraya masing-masing mengucapkan : "Artinya : Aku titipkan kepada Allah agama dan amanatmu, serta segala akhir amalmu" [Hadits Riwayat Ahmad dan Tirmidzi]

[6] Niat melakukan haji dan umrah karena Allah. dan tidak terpengaruh pujian atau kecaman siapa pun.

[7] Selama dalam perjalanan pergi dan pulangnya selakukan melakukan kewajiban-kewajiban agama dan ibadah-ibadah sunnah juga memberikan nasehat kepada kawan-kawannya dan menyerap ilmu dari orang-orang yang pandai.

[8] Berupaya keras menyempurnakan kewajiban-kewajiban haji dan umrah, serta memperbanyak amal shaleh yang mampu dilakukan karena ingin mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah Subhanahu wa Ta'ala

Wallahu a'lam

s/p : selain tulisan di atas, sila tanya secara 4 mata dgn guru2 yg arif

iyyakanaqbudu waiyyakanasta'in
ihdinassirotolmustaqim

ADAT PELIK; JATUHKAN BAYI DARI ATAP MASJID

Ritual Jatuhkan Bayi dari Atap Masjid Dikecam
NEW DELHI, KOMPAS.com-Sejumlah kelompok aktivis anak mengecam pemerintah lokal di India yang mengizinkan ratusan bayi dijatuhkan dari atap masjid dalam sebuah ritual mengalap berkah.Dalam kepercayaan rakyat India utara, ritual itu diyakini membuat si bayi sehat dan keluarganya mendapat kemakmuran. Sejauh ini tidak ada laporan bayi-bayi itu cedera karena sebuah seperai telah dibeber di lokasi jatuhnya sang bayi. Namun, tetap saja ritual itu dianggap tidak berperikemanusiaan.Ritual nyeleneh ini berlangsung di Baba Umer Durga, tempat yang disucikan umat Muslim setempat. Keyakinan tersebut telah berlangsung hampir 700 tahun dan diikuti ratusan orang setiap tahun baik umat Hindu maupun Muslim.Bayi-bayi itu biasanya berusia di bawah dua tahun. Mereka kemudian dijatuhkan dari ketinggian 15 meter dan jatuh di sebuah seperai yang dipegangi orangtua bayi atau peserta lain.Sejumlah saluran televisi menayangkan bayi-bayi itu menjerit ketakutan saat mereka diayun-ayunkan kemudian dijatuhkan. Para aktivis anak mengungkapkan kegeramannya setelah menyaksikan saluran televisi Headlines Today menayangkan bayi-bayi itu terjatuh."Ini menunjukkan kegagalan pemerintah mencegah praktek ini dan menciptakan kesadaran tentang kesehatan anak-anak," kata Ranjana Kumari, seorang aktivis HAM di New Delhi. "Ini juga merefleksikan minumnya akses layanan kesehatan yang memaksa warga meyakini hal irasional ini," kata Kumari kepada AP.Komisi Nasional Perlindungan Hak Anak India mengeluarkan surat peringatan, Kamis (30/7), ditujukan kepada pemerintahan lokal di Sholapur dan mulai menyelidiki praktek ritual ini.
usinkata; adat atau ritual ini sudah berlangsung selama 700 tahun...dimana para ulama dinegara tersebut....dunia akhir zaman....

RASUAH OOO RASUAH-ADUN GANUNG DITAHAN SPRM

Info Terkini Oleh: dokrokchetong

"Semalam 2 ogos tv3 suku melaporkan seorang Adun terengganu ditahan oleh pihak SPRM kerana disyaki menerima rasuah berbentuk wang berjumlah rm 20,000.Adun tersebut menerima suapan dari sebuah syarikat tersebut agar mendapat projek landskap di kuala lumpur.

Beliau ditahan kira-kira jam 9.30 pagi di Kijal,Kemaman Terengganu.semasa tangkapan dibuat SPRM menemui wang pada beliau sebanyak rm 5000.Pengarah Siasatan SPRM, Datuk Shukri Abdull,mengesahkan mengenai penahanan ADUN terbabit......

Panas sungguh di terengganu sekarang,ada ura-ura mat said nk bubar dun akibat perbalahan antara puak derih menatang dan mat said al-kijali.Perbalahan itu semakin kritikal dan beberapa kali ahmad mengugut pada adun umno akan membubar dun sekiranya terpaksa.

Dan ditambah lagi ada berita dari sahabat terengganu memberitahu pada dua hari lepas ahmad ada menjumpai dua adun pas secara sulit dan tanpa diketahui oleh adun puak2 umno.mungkin pasal nak bubar dun kot?

Apa-apa hal kita tunggu percaturan politikus umno terengganu yang kian hancur dek dua puak kabilah ni.Kepada MB terengganu,bubarkan ajer dun bagi peluang kepada rakyat buat pilihan yang tepat jangan dibiarkan ianya berlarutan,semakin lama semakin kusut pentadbiran t'ganu akibat umno dan rakyat semakin terbiar.
http://wargamalaya.blogspot.com

Penguasa Barat Menyerang Hukum Pernikahan Islam

LuarNegaraOleh:Dr. Nazreen Nawaz

Rezim Barat secara beruntun mengecam proposal RUU (Rancangan UU yang sedang dibahas oleh parlemen Afghanistan mengenai hak wanita dalam perkawinan. Pemerintahan Boneka dunia Islam selama ini tercatat melaksanakan hukum yang tidak jelas, sistem Islam yang parsial, dan kegagalan untuk menerapkan Islam sebagai solusi untuk mencegah masalah-masalah yang akan muncul.
Detil tentang hukum yang sedang dibahas memang belum bisa diketahui secara pasti, apalagi kalau berasal dari sumber media Barat.

Dilaporkan oleh media Barat bahwa RUU tersebut menyebutkan bahwa seorang isteri wajib melayani kebutuhan seksual suaminya dan dia tidak boleh meninggalkan rumah tanpa ijin suaminya. Namun apapun detil yang tercantum di RUU itu, ia menjadi alasan Barat untuk menyerang sistem sosial Islam.

Hukum perkawinan Islam menegaskan pentingnya institusi perkawinan yang kuat dan terbangunnya unit keluarga yang baik. Lebih jauh lagi, Islam telah memberikan status yang jelas bagi wanita dalam masyarakat, dengan mewajibkan para suami untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan isterinya ketika ia harus meninggalkan rumah.

Mengomentari RUU tersebut, Presiden Obama berkata,” Saya pikir RUU ini mengecewakan.” dan Gordon Brown berkata,” RUU ini akan membawa Afghanistan ke masa lalunya ketimbang menyongsong era demokratis yang menyamakan perlakuan terhadap pria dan wanita.” Penggunaan istilah-istilah seperti ‘pembolehan pemerkosaan dalam pernikahan’, ‘perbudakan seksual’ dan ‘pemenjaraan wanita’ mulai ditebar yang turut memanaskan histeria seputar RUU ini.

Ketika menyerang hukum Islam, para pemimpin Rezim Barat juga seakan melupakan tingginya tingkat pelecehan seksual, kekerasan, dan pemerkosaan terhadap wanita hingga mencapai angka yang sangat ‘mengecewakan’, padahal terjadi di dalam negeri mereka sendiri lengkap dengan perangkat liberalisme sekular. Di Inggris. 1 dari 4 wanita menghadapi kekerasan rumah tangga dan 1 dari 20 telah diperkosa. Di Amerika, seorang wanita diperkosa setiap dua setengah menit.

Lebih jauh lagi, rezim penguasa Barat secara mudah menutup mata terhadap kesengsaraan yang dihadapi para wanita Afghanistan dengan dikenalkannya sistem demokrasi liberal di negerinya. 8 tahun setelah invasi terhadap Afghanistan, jutaan wanita Afghanistan hidup dalam kemiskinan, bertambahnya kekerasan, dan kehidupan yang menyengsarakan. Pelacuran pun berjamuran sebagai respon terhadap kemiskinan demi mencari sepotong roti untuk meneruskan hidup.

Perkosaan dan penculikan pun mencapai proporsi epidemik yang mengkhawatirkan. Lebih dari 70% warga Afghanistan menderita kekurangan gizi. Sementara itu 80% wanita Afghanistan masih tuna aksara. Anak-anak perempuan pun dikawinkan untuk menyelesaikan hutang dan konflik antar suku. Negeri ini juga menjadi negara kedua di dunia dimana tingkat kematian ibu setelah melahirkan terjadi paling banyak di propinsi Badakshan di wilayah Timur, suatu angka tertinggi yang tercatat oleh sejarah. Afghanistan juga mengalami angka kematian balita tertinggi di dunia dimana 1 dari 5 anak-anak meninggal sebelum usia 5 tahun. Afghanistan juga memiliki jumlah janda terbesar di dunia akibat perang, yaitu sekitar 1,5 juta dari total 26,6 juta penduduk. Bunuh diri juga semakin marak karena para wanita mengalami stress yang luar biasa akibat kondisi kehidupan yang semakin sulit dan kemiskinan dimana-mana.

Mengenai kontroversi seputar RUU, Dr. Nazreen Nawaz, sebagai wakil wanita Representasi Media Hizbut Tahrir Inggris mengatakan,” Pemerintah Barat sedang memimpin suatu masyarakat yang dilanda kebobrokan sosial dan perpecahan keluarga dalam negeri mereka sendiri, yang terlihat dengan tingginya tingkat perceraian, perzinahan, kehamilan remaja, dan kerusakan rumah tangga. Budaya kebebasan dari nilai liberal telah memupuk sikap hedonistik yang memuja kepentingan birahi dan nafsu individu, ketimbang kehidupan yang bertanggungjawab. Lebih jauh lagi, retorika ‘Persamaan Jender’ dalam isu hak dan kewajiban pria dan wanita ternyata tidak mampu membendung gelombang penderitaan yang dialami oleh para wanita, baik yang tinggal di masyarakat sekuler dan masyarakat di dunia muslim akibat budaya tradisional.”

“Tentang tuduhan bahwa Islam mengijinkan ‘perbudakan seksual terhadap wanita’ dalam pernikahan, merupakan komentar para pemimpin Barat yang sangat ironis, karena di negara mereka sendiri telah melegalkan ‘perbudakan seksual’ yang bertopeng ‘kebebasan’ dengan membolehkan pornografi, pelacuran, dan eksploitasi tubuh wanita sebagai komiditi industri pemasaran barang dan jasa. Dengan demikian, Pemerintah Barat sebenarnya sudah kehilangan wibawa moral untuk mengkritik hukum islam tentang perkawinan. Bahkan mereka sudah tidak lagi berhak untuk menceramahi umat Islam tentang ‘hak-hak wanita.”

“Wanita Afghanistan dan muslimah di seluruh dunia Islam sangat sadar akan bencana yang berasal dari diterapkannya demokrasi liberal di negeri-negeri mereka. Mereka melihat bahwa sistem demokrasi pun tidak menjamin keamanan, dan kebutuhan dasar, maupun terhapusnya budaya tradisional yang mengungkung mereka. Mereka menyadari bahwa memasukkan retorika ‘persamaan jender’ dalam konstitusi mereka, tampilnya wakil wanita di parlemen, ternyata tidak berujung kepada perubahan nasib keseharian para wanita. Mereka mengakui bahwa hanya pelaksanaan Islam secara komprehensif sajalah –bukan sebagian-sebagian– yang akan menjamin hak-hak mereka sebagai wanita. Maka bisa dipahami kenapa jutaan muslimah diseluruh dunia sangat berharap akan kembalinya sistem Khilafah sebagai sistem alternatif terhadap status quo yang kini menghantui kehidupan mereka sekarang. Sistem khilafah inilah yang akan meninggikan harkat dan martabat wanita di masyarakat, menghapus budaya penindasan wanita, dan menjamin kesejahteraan dan keselamatan dari ketakutan dan kekerasan.

Sumber:Shabab

Secantik bunga, seindah pantai & secantik wanita

AgamaOleh:imamazhari

Mulianya menjadi seorang wanita ......
Sering sekali kita mendengar di kalangan masyarakat kita kata-kata bahawa wanita itu
mempunyai sembilan nafsu dan satu akal. Kita tidak pasti dari mana kata-kata ini diambil.
Yang pastinya Al-Qur'an dan As-Sunnah tidak menetapkan begitu.

Kata-kata ini seolah-olah menggambarkan bahawa wanita itu kurang 80 peratus akalnya berbanding lelaki padahal ini bukan hakikatnya. Wanita juga seolah-olah begitu kuat bernafsu berbanding lelaki dari kata-kata ini. Jika benar kata-kata ini tentulah wanita yang merogol lelaki dan bukan sebaliknya.Memang terdapat hadith Nabi saw yang sahih yang menyebut tentang kekurangan akal wanita berbanding lelaki. Nabi saw bersabda dalam hadith dari Abi Sa'eed Al-Khudriyy r.a yang menceritakan : Nabi saw keluar pada hari `Iid Al-Adha atau Al-Fitr** ke tempat solat.Kemudian baginda lalu di hadapan para wanita lalu berkata: Wahai kaum wanita, bersedekahlah kerana sesungguhnya aku melihat bahawa kebanyakan ahli neraka adalah dari kalangan kamu (wanita). Maka para wanita itu bertanya: "Mengapa wahai Rasul Allah," Nabi saw berkata: "Kamu suka melaknat dan kamu kufur (tidak berterima kasih) kepada suamimu. Aku tidak pernah melihat sesiapa yang lebih kurang akalnya dan agamanya berbanding kamu. Seorang lelaki yang waras boleh dipesongkan oleh kamu." Maka para wanita itu bertanya: "Apakah kekurangan akal kami dan agama kami wahai Rasul Allah ?"Nabi saw bersabda: "Bukankah kesaksian wanita itu menyamai separuh kesaksian lelaki ?"Maka para wanita itu menjawab: "Ya" Lalu Nabi saw menyambung lagi: "Maka itulah kekurangan akalnya. (Dan) bukankah bila wanita itu datang haidh dia tidak solat dan tidak berpuasa?""Para wanita menjawab: "Ya." Maka Nabi saw berkata: Maka itulah kekurangan agamanya."
[Sahih Al-Bukhari, Kitaab Al-Haidh]

Imam Ibn Hajar yang mensyarahkan hadith ini menyebut bahawa terdapat juga wanita yang
lebih pandai berbanding lelaki dan perkara ini kita semua sedia maklum akan kebenarannya.
Malah Allah swt merakamkan kisah pemerintah Saba' yang merupakan seorang wanita yang
bijaksana dalam Suurah An-Naml ayat 22 hingga 44. Para isteri Nabi saw juga adalah tokoh-tokoh yang bijaksana dan mahir dalam hukum-hakam agama. Mereka itu mengajar para
sahabat Nabi saw dari kalangan lelaki dan nasihat-nasihat mereka sering diambil oleh Nabi saw dalam pelbagai problematika kehidupan

Sumber:Saujanahikmah

Bir bukan minuman keras

Email Oleh : abdrazak abdrahman

Ronnie liu kata bir bukan minuman keras apa kata rakan islam dalam PR
Arak: Jangan cakap jika tidak faham

SHAH ALAM 1 Ogos - Timbalan Pesuruhjaya Pas Selangor, Iskandar AbdulSamad mengingatkan semua pihak agar tidak membuat sebarang kenyataanmengenai hukum Islam jika tidak memahaminya secara mendalam.

Sambil mengaitkan soal penjualan minuman keras di Selangor beliauberkata, tindakan itu tidak harus dilakukan terutama oleh pihak bukanIslam kerana ia boleh mengundang rasa tidak puas hati umat Islam.

Kata beliau, sama ada bir atau minuman keras lain, ia tetap haramdiminum oleh umat Islam tidak kira berapa peratus kandungan alkoholnya.

''Perkara ini jelas dinyatakan dalam al-Quran, tidak kira berapakandungan alkoholnya. Oleh itu, saya menggesa supaya tidak ada pihakyang membuat kenyataan tentang hukum Islam jika tidak memahaminyadengan mendalam kerana ia akan menimbulkan kemarahan umat Islam,"katanya dalam kenyataan yang disiarkan di dalam laman blognya, http://iskandar5610 0.blogspot. com.

Semalam, Exco Kerajaan Tempatan, Kajian dan Penyelidikan negeri,Ronnie Liu dalam kenyataannya yang disiarkan sebuah akhbar tempatanmenyatakan bahawa bir tidak boleh dikategorikan sebagai minuman keraskerana kandungan alkoholnya tidak tinggi.

Kenyataan Ronnie itu dibuat susulan tindakan Jabatan Pelesenan danPenguatkuasaan Majlis Bandaraya Shah Alam (MBSA) yang terpaksamemulangkan semula minuman beralkohol sebuah kedai serbaneka di JalanLiku, Seksyen 8 di sini Khamis lalu, setelah merampasnya dalam satuoperasi yang dijalankan ke atas kedai itu sehari sebelumnya.

Rampasan itu dibuat setelah MBSA menerima aduan daripada penduduksetempat sejak beberapa bulan lalu yang tidak berpuas hati keranamendakwa premis berkenaan menjual minuman tersebut kepada umat Islam.

Bagaimanapun menurut Ronnie, tindakan MBSA itu merupakan salah fahamdan pihak berkuasa tempatan (PBT) tersebut tidak ada kuasa untukmerampas bir berkenaan tetapi hanya boleh berbuat demikian ke atasminuman keras lain yang dijual oleh peniaga tidak berlesen sahaja.

Dalam pada itu, Iskandar turut menyatakan tindakan MBSA merampasminuman keras berkenaan adalah untuk menghalang umat Islam daripadamembeli minuman keras dengan mudah dan berdasarkan enakmen yang sediaada, bukannya menyekat masyarakat bukan Islam membeli dan meminumminuman tersebut.

''Hak masyarakat bukan Islam tidak dinafikan sama sekali. Akantetapi, jika tidak ada peraturan menghalang umat Islam membeli danmeminum minuman keras, maka hak umat Islam untuk dilindungi daripadabahaya minuman keras telah dinafikan.

''Menjual minuman keras di kawasan orang Islam tidak dirasakansensitif, tetapi apabila hendak dihalang ia menjadi sensitifseolah- olah orang Islam ini tidak ada perasaan, tidak ada hak atautidak ada nilai," jelasnya.
Kata beliau, jika kedai-kedai yang menjual minuman keras kepadaorang Islam tidak diambil tindakan atau ditarik balik, masyarakat Islamakan mempersoalkan kepentingan mereka dipandang remeh dan moralkakitangan kerajaan yang menjalankan tugas turut terjejas.

Isnin, 3 Ogos 2009

Pemilikan Asing Saham Bernas Wajar Diselidik

Oleh A Kadir Jasin

PEMBAHAS Saudara Salleh Majid dalam komennya kepada tampalan saya bertajuk “Pemilikan Asing Manifestasi Dasar Liberalisasi,” antara lain, berkata:

“Wang Tak Ltd, merupakan syarikat yang didaftar di Hong Kong tapi dimiliki oleh dua orang peniaga Malaysia yang terkenal....


“Saya hairan kenapa kerajaan perlu membeli semula saham-saham mereka di dalam Bernas. Apakah tindakan mereka memiliki saham dalam Bernas mengancam Negara? Saya tidak nampak apa salahnya. Lagi pun kerajaan masih memiliki golden shares (Bernas).

"Tindakan kerajaan ini set a “bad precedent” dan menghantar satu signal yang salah di pasaran modal di Kuala Lumpur.”

Saya rasa saya faham maksud pembahas Saudara Salleh Majid. Beliau bermaksud mengatakan:

1. Wang Tak adalah milik dua pelabur Malaysia walaupun berdaftar di Hong Kong;

2. Pemilikan saham Bernas oleh Wang Tak tidak mengancam keselamatan negara, apatah lagi kerajaan memiliki golden shares atau saham veto dalam Bernas; dan

3. Tindakan membeli balik semua atau separuh saham milik Wang Tak akan menjadi “bad precedent” atau contoh buruk yang mungkin menjejas minat pelabur terhadap Bursa Malaysia.

Saya sedar sebarang tindakan yang menyentuh pemilikan oleh Wang Tak atau mana-nama pelabur --- asing, tempatan atau pseudo-asing -- akan menyebabkan kecurigaan terhadap dasar liberalisasi yang diuar-uarkan oleh kerajaan.

Namun saya rasa kes ini masih perlu disiasat dan diperjelas kerana ia boleh mencetuskan implikasi politik yang buruk kepada kerajaan.

Orang biasa nama dia faham selok-belok pasaran saham. Yang dia tahu, dia jual padi kepada Bernas dan Bernas itu dulu milik negara.

Lagipun, ada alasan yang kuat untuk memahami sama ada urus niaga yang membabitkan Wang Tak itu disedari atau direstui oleh agensi-agensi kawal selaras seperti Bursa Malaysia, Suruhanjaya Sekuriti, Bank Negara hatta Kementerian Kewangan. Kita tidak mahu mereka tidur atau khayal!

Kita juga perlu mengelakkan perkara-perkara berikut berlaku tanpa disedari oleh kerajaan atau oleh agensi-agensi kawal selarasnya:-

1. Peniaga Malaysia yang membuat keuntungan daripada kegiatan dalam negara membawa keluar keuntungan mereka dan kemudian membawanya masuk semula sebagai pelaburan asing;

2. Bagi mengelakkan penjenayah tempatan dan antarabangsa menggunakan Bursa Malaysia sebagai tempat membersihkan wang haram (money laundering);

3. Bagi mengelak spekulator membeli saham syarikat strategik dengan tujuan manipulasi iaitu untuk memaksa kerajaan membelinya balik dengan harga yang tinggi seperti yang berlaku dengan Pantai Holdings;

4. Mengelakkan beberapa kerat syarikat Bumiputera yang disenaraikan di Bursa Malaysia daripada jatuh ke tangan bukan Bumiputera seperti yang terjadi kepada Taiping Consolidated Berhad (pemilik Lot 10) ketika krisis ekonomi 1997/98;

5. Walaupun Pentadbiran Mohd Najib Abdul Razak komited kepada liberalisasi dan globalisasi, namun komitmen asal Dasar Ekonomi Baru Tun Abdul Razak membina dan mempertahankan aset Bumiputera wajib diteruskan; dan

6. Kita jangan telan bulat-bulat mantera liberalisasi dan globalisasi oleh kuasa ekonomi Barat kerana mereka sendiri terus menghalang pengambilan alih syarikat strategik mereka oleh pelabur dari negara-negara membangun.

Jadi kita tidak boleh menyapu ke bawah tikar apa yang saya takrif sebagai pemilikan senyap-senyap oleh Wang Tak ke atas 31 peratus saham Bernas itu.

Kalau semuanya kita sapu ke bawah tikar, bila dan bagaimana kita hendak memulakan proses “mengKPIkan” dan “mengNKRAkan” Perdana Menteri dan kabinetnya?

http://kadirjasin.blogspot.com/